Sampaikan surat non aktif ke  NU, Khofifah: Besok Saya Insyaallah Masuk TKN Prabowo-Gibran

0
160
Foto: Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh pengurus wilayah Muslimat NU Maluku Utara bersama pemangku kepentingan untuk menekan angka stunting, Minggu (14/1/2024). © ANTARA/Abdul Fatah
Pewarta: Arie I Editor: Ct80 I Minggu  21-01-2024
BERITA: Opini, Pemilu dan Survei
NASIONAL-Jakarta– swaraproletar.id- Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2022-2027 Khofifah Indar Parawansa bakal menyerahkan surat cuti dari kepengurusan NU.
Sebelumnya, Ketua Umum PBNU KH Cholil Yahya Staquf masih menunggu surat nonaktif dari kepengurusan dari Khofifah jika benar-benar masuk dalam tim sukses pasangan capres dan cawapres.
Khofifah mengaku sangat mengerti aturan di PBNU. Rencananya, surat nonaktif dari kepengurusan NU akan diserahkan Minggu (21/1/2024).
“Besok insyaallah masuk TKN, kawan-kawan. Nanti malam saya akan menyampaikan surat PBNU untuk nonaktif, karena saya juga salah satu ketua PBNU. Jadi insyaallah mulai besok saya nonaktif, kira-kira begitu,” ujar Khofifah saat ditemui usai acara Harlah ke-78 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (20/1/2024).
Khofifah secara resmi masuk ke Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan capres dan cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Keputusan bergabungnya Khofifah ke TKN Prabowo-Gibran diungkapkannya usai pulang dari melaksanakan ibadah umrah, Rabu (10/1/2024).
Tak hanya menyatakan siap untuk jadi Jurkamnas Prabowo-Gibran, Khofifah juga menegaskan siap masuk dalam struktur TKN. Dia mengaku sudah menghubungi Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid.
“Saya menyampaikan pada Mas Nusron, bahwa saya sudah pulang umrah. Sesuai janji saya, saya siap untuk masuk dalam TKN. Tapi tidak di dalam ke-ketua-an eksekutif. Jadi kan ada pembina, pengarah, penasihat, jadi silakan saya dimasukkan dalam tim,” ujar Khofifah.
Menanggapi keputusan Khofifah tersebut, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf lantas meminta Khofifah harus nonaktif dari Ketua Muslimat NU.
Nonaktif dari kepengurusan NU dilakukan jika sudah resmi terdaftar menjadi Jurkamnas di TKN Prabowo-Gibran.
“Soal Bu Khofifah, kalau memang dia sudah secara resmi terdaftar sebagai juru kampanye atau terdaftar ke tim TKN. Kalau sudah resmi terdaftar, maka dia harus nonaktif dari jabatannya sebagai Ketua Umum Muslimat NU,” ujar Yahya di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (18/1/2024).
(Sumber: ANTARA/Abdul Fatah)
By Redaksi:swaraproletar.id@merahmerdeka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here