Pilpres semakin memanas, Gus Ipul Ajak Tak Pilih Presiden yang Didukung Abu Bakar Ba’asyir, Cak Imin: “MEMALUKAN”, Hasto: TOP

0
46
Foto: Anis Baswedan-Muhaimin Iskandar / Calon Presiden dan Wakil Presiden R-I
Pewarta: Arie I Editor: Ct80 I Kamis 18-01-2024
BERITA-Politik
NASIONAL, Jakartaswaraproletar.id- Calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar menyayangkan pendapat tentang Abu Bakar Baasyir yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Gus Ipul sempat mengajak warga NU untuk tak memilih calon presiden dan wakil presiden yang mendapat dukungan dari Abu Bakar Baasyir.
Saya kira itu mengada-ada dan tidak konsisten dengan statement sebelumnya bahwa PBNU netral, ujar Muhaimin di resto Parle, Senayan Park, Jakarta, Rabu (17/1/2024).
Bagi Cak Imin, pernyataan Gus Ipul tentang Abu Bakar Baasyir berlawanan dengan narasi PBNU selama ini yang menyatakan tak ikut campur atau bersikap netral dalam politik praktis.
Keberpihakan itu memalukan, karena sejak awal PBNU itu seharusnya tak harus berpihak, tutur dia.
Gus Ipul Ajak Tak Pilih Capres Didukung Ba’asyir-Amien Rais: Itu Top!
Foto: Hasto Kristianto / Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi perjuangan (PDI-P)
Gus Ipul menyerukan agar rakyat tidak memilih capres yang didukung Abu Bakar Ba’asyir dan Amien Rais. Paslon yang didukung Ba’asyir dan Amien yakni paslon 01 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Hasto menegaskan, dirinya setuju dengan seruan ini.
“Iya itu setuju dengan Gus Ipul,” kata Hasto kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/1).
“Itu top itu Gus Ipul,” tutur dia.
Gus Ipul menyerukan agar masyarakat tidak memilih capres yang didukung oleh Abu Bakar Ba’asyir dan Amien Rais. Hal itu disampaikan Gus Ipul saat dikonfirmasi pada Rabu (17/1).
“Enggih (benar seruan tak memilih pemimpin yang didukung Ba’asyir dan Amien Rais),” kata Gus Ipul.
Gus Ipul menjelaskan alasannya. Menurutnya, capres yang bakal dipilih harus benar-benar mencerminkan cara berpikir dan ber-mazhab ahlussunah waljamaah (aswaja).
“Pastikan bahwa paslon yang kita pilih itu sesuai dengan cara bermazhab dan berpikirnya NU. Pilih dan pilah semua info yang ada agar kita tidak tersesat karena berita-berita hoaks,” jelas Gus Ipul.
Warga NU, kata Gus Ipul, diharapkan bisa mengetahui secara pasti calon mana yang seiring sejalan dengan kepentingan Indonesia dan kepentingan NU.
“Jangan kita mendukung pasangan yang didukung oleh orang-orang yang berseberangan dengan cara berpikirnya orang NU. Seperti calon yang didukung Abu Bakar Ba’asyir misalnya, apalagi ada Amien Raisnya juga,” kata Wali Kota Pasuruan ini.
(Sumber: SP.id)
By Redaksi:swaraproletar.id@merahmerdeka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here