Soroti Timnas Indonesia, Media Dunia puji gaya main Marselino di laga Piala dunia Asia 2023

0
289
Foto: Gelandang Indonesia #07 Marselino Ferdinan berebut bola dengan gelandang Irak #17 Ali Jasim pada pertandingan sepak bola Grup D Piala Asia AFC Qatar 2023 antara Indonesia vs Irak di Stadion Ahmad bin Ali di Al-Rayyan, sebelah barat Doha pada 15 Januari 2024. KARIM JAAFAR / AFP (KARIM JAAFAR / AFP) (dok:Disediakan oleh tribunnews.com)

Pewarta: Arie I Editor: Ct80 I Selasa I 16-01-2024

BERITAOlahraga

NASIONAL, Jakarta- swaraproletar.id- Kekalahan Timnas Indonesia dari Irak di laga pertama Piala Asia 2023 mendapat sorotan dari media dunia.

Timans Indonesia harus mengakui kemenangan Irak dengan skor 3-1 dalam laga yang digelar di Stadion Ahmed bin Ali, Senin (15/1/2024).

Meski kalah, pejuangan Timnas Indonesia layak diapresiasi. Dengan pemain muda yang dimiliki, Skuad Garuda mampu membuktikan layak berada di panggung terbesar di benua Asia.

Piala Asia 2023 menjadi penampilan pertama bagi Indonesia setelah absen selama 16 tahun.

Terakhir kali Indonesia bermain di Piala Asia 2007, kala itu lolos karena menjadi tuan rumah.

Adapun kelolosan Indonesia lewat jalur kualifikasi adalah pada 2004, hampir 20 tahun silam.

Satu gol yang diciptakan Indonesia ke gawang Irak menjadi bukti kelayakan skuad Garuda bersanding dengan negara-negara terbaik di Asia.

Dalam laga ini, Irak terlebih dahulu berhasil membuka keunggulan melalui tendangan Mohanad Ali setelah lolos dari kawalan pemain Indonesia ke-17.

Timnas Indonesia menyamakan kedudukan lewat gol Marselino Ferdinan, memanfaatkan umpan apik dari Yakob Sayuri (37′).

Aksi pemain PSM Makassar dalam memberikan assist untuk Marselino menjadi sorotan. Dengan penuh keberanian Yakob melalukan nutmeg ke pemain Irak dan mengirim umpan jauh di kotak penalti.

Marselino yang tanpa kawalan melepaskan tembakan kencang yang membuat skor menjadi 1-1.

Sayang di penghujung babak pertama, gawang Indonesia kembali kebobolan lewat gelandang Irak, Osama Rashid.

Gol itu berbau kontroversi karena pada serangan sebelum gol, stiker Irak Mohanad Ali kedapatan offside. Namun wasit tetap pada pendiriannya dan mengesahkan gol itu.

Di babak kedua, Irak menambah satu gol pada menit 75′ melalui pemain pengganti Atmen Hussein.

Media olahraga dunia, ESPN, turut menyoroti hasil yang diraih Timnas Indonesia saat melawan Irak ini.

Mereka menyoroti penampilan Marselino dkk dan memberikan pujian atas perjuangan yang dilakoni Timans Indonesia yang didominasi pemain muda.

Secara khusus, mereka memberikan pujian kepada sang pencetak gol, Marselino Ferdinan yang masih berusia 19 tahun.

Positioning Marselino dalam gol Indonesia cukup menjadi perhatian, bagaimana pemain yang bermain untuk klub Belgia, KMSK Deinze ini muncul dari tiang jauh untuk memberikan sentuhan akhir yang berbuah gol.

Selain mencetak gol, Marselino juga sempat membuat jantung pendukung Indonesi berdebar kala di menit 10′ sebuah peluang pertama ia ciptakan.

Memanfaatkan bola liar hasil buangan kiper Irak, pemain yang bermain untuk klub Belgia, KMSK Deinze ini melob bola melewati kiper Irak yang maju.

Sayang lambungan bola itu masih mengenai mistar gawang. Alhasil peluang itu urung menjadi gol.

“Namun meski kalah, Indonesia – dan beberapa talenta muda mereka yang cemerlang – membuktikan bahwa mereka layak berada di panggung terbesar di benua ini.”

“Dan saat ini, belum ada talenta yang lebih cemerlang di jajaran Merah Putih selain Marselino Ferdinan,” tulis pemberitaan ESPN.

Gol dari Marselino ini sekaligus menjadi gol pertama bagi Indonesia di Piala Asia sejak Elie Eboy pada 2007 ketika melawan Arab Saudi.

“Masih berusia 19 tahun, Marselino telah dianggap sebagai talenta terbesar Indonesia dalam beberapa tahun terakhir sejak ia muncul dua tahun lalu,” tulis ESPN.

Marselino bukan satu-satunya pemain muda yang bermain di laga ini. Ada pula Pratam Arhan serta yang juga bermain cukup bagus di sisi kiri sebagai full bek.

Pemain lainnya yakni yang masih berusia 20 tahun, ada Ivar Jenner, Justin Hubner yang memberi nuansa berbeda di lini tengah.

Mereka percaya, dengan talenta muda yang dimiliki saat ini, akan memberi perkembangan yang baik bagi sepakbola Indonesia kedepannya nanti.

Adapun di situasi Piala Asia 2023 saat ini, langkah Indonesia selanjutnya akan diuji oleh rival se-Asean, Vietnam.

Indonesia mesti menghadapi Vietnam dengan keyakinan bisa mendapatkan tiga poin melawan tim berjuluk The Golden Star itu.

Kemenangan atas Vietnam akan memberi asa bagi Indonesia untuk bisa lolos ke fase selanjutnya lewat jalur klasemen tiga terbaik.

Dengan kemenangan melawan Vietnam, paling tidak Indonesia juga memberikan peluang untuk bertahan lebih lama di Piala Asia 2023.

Laga Timnas Indonesia vs Vietnam akan digelar pada Jumat (19/1/2024) di Abdullah bin Khalifa Stadium.

(Sumber: Tribunnews.com/Tio)

By Redaksi:swaraproletar.id@merahmerdeka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here