10 Desember Hari Hak Asasi Manusia Sedunia, Ini Isi Deklarasinya

0
288
Foto: Aktivis Hak Asasi Manusia, Suciwati, istri dari Munir Said Thalib memberikan orasi saat Peringatan 19 Tahun Pembunuhan Munir di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Kamis 7 September 2023. Kasus pembunuhan terhadap Munir adalah kasus yang sangat penting untuk terus diperingati dan diperjuangkan keadilannya hingga tuntas, sampai dalangnya diproses hukum. (TEMPO/Subekti)., Minggu (10/12)

Pewarta: Leo I Editor: Ct80

BERITANASIONAL

INDONESIA-Jakartaswaraproletar.idSejak tahun 1948, Deklarasi Universal Hari Hak Asasi Manusia Sedunia (Hari HAM Sedunia) atau Universal Declaration of Human Rights telah disahkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan diperingati setiap tanggal 10 Desember.

Tujuan deklarasi tersebut untuk membuat aturan khusus mengenai perlindungan setiap manusia di seluruh dunia untuk memperoleh hak asasinya sebagai manusia.

Berikut ini informasi mengenai peringatan hari HAM di Indonesia serta isi dari deklarasinya yang penting untuk diketahui.

Tema Hari Hak Asasi Manusia Sedunia

Peringatan Hari Hak Asasi Sedunia ke-75 ini mengusung tema Freedom, Equality, and Justice for All atau bila diartikan maka Kebebasan, Kesetaraan, dan Keadilan bagi Semua.

Tujuan deklarasi ke-75 ini untuk menancapkan makna kesetaraan, kebebasan mendasar, dan keadilan bagi seluruh masyarakat di dunia dengan memberikan edukasi-edukasi terkait hak asasi dasar manusia khususnya untuk generasi muda supaya dapat menginspirasi generasi muda untuk memulai gerakan kemanusiaan.

Deklarasi Universal HAM

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa Universal Declaration of Human Rights telah dilakukan PBB sejak tanggal 10 Desember 1048. Adapun isi deklarasi tersebut di antaranya sebagai berikut:

Kebebasan dan kesetaraan

HAM untuk semua

Hak atas hidup, keamanan, dan kebebasan

Hak untuk bebas dari perbudakan

Hak untuk bebas dari tindak penyiksaan

Hak atas kesetaraan di mata hukum

Hak akses terhadap hukum

Hak mendapat pendampingan hukum

Hak dari penahanan yang tidak sesuai dengan hukum

Hak diadili secara adil dan terbuka

Tidak bersalah hingga terbukti bersalah

Hak atas privasi

Bebas berpindah tempat

Berhak mendapatkan perlindungan

Hak atas kewarganegaraan

HAM tidak bisa dihilangkan dan diganggu-gugat

Tanggung jawab terhadap masyarakat tempatnya berada

Tatanan sosial dan internasional

Hak menikmati kebudayaan dan menciptakan karya

Hak mendapatkan Pendidikan

Hak jaminan kesehatan

Hak istirahat

Berhak atas pekerjaan dan mendirikan serikat pekerja

Hak mendapat jaminan sosial

Berpartisipasi dalam demokrasi

Kebebasan berkumpul secara damai

Kebebasan berekspresi

Hak memeluk agama

Hak atas properti pribadi

Hak menikah dan membangun keluarga

Peringatan Hari HAM Indonesia

Pada peringatan Hari HAM Sedunia tanggal 10 Desember, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengusung tema peringatan HAM dengan tema Harmoni dalam Keberagaman lengkap dengan tagline #BedaUntukBersatu.

Ada makna yang tersirat dalam tema tersebut khususnya menjelang pemilihan presiden di tahun mendatang. Pasalnya, menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) biasanya ada banyak isu-isu yang berpotensi menciptakan perpecahan dan isu-isu prioritas lain sepanjang tahun 2022-2027.

Adapun tujuan peringatan HAM kali ini untuk memberikan edukasi sekaligus meningkatkan narasi akan pentingnya peran masyarakat dalam persatuan dan toleransi bangsa di tengah berbagai isu HAM dan politik saat ini.

Berbagai aktivitas mulai dirancang Komnas HAM untuk mengkampanyekan hak asasi manusia, mulai dari kompetisi komik HAM digital dan kampanye-kampanye lain yang bersifat tematik seperti Hari Toleransi Internasional dan Hari Literasi Internasional.

Belum ada rangkaian acara yang pasti untuk memperingati Hari Hak Asasi Sedunia nanti. Komnas HAM bersama Kemenkumham RI masih terus melakukan diskusi terkait acara puncak. Disinyalir akan ada penganugerahan khusus bagi kabupaten/kota terkait penyelenggaraan HAM.

Demikianlah informasi mengenai peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia di Indonesia dan Internasional. Sebagai masyarakat berbangsa dan bernegara, Anda perlu menumbuhkan rasa saling menghormati dan menghargai setiap hak masyarakat.

HERZANINDYA MAULIANTI

(Sumber: Tempo.com)

By Redaksi:swaraproletar.id@merahmerdeka

Artikulli paraprakSerba-serbi Debat Pilpres: Jadwal, Format, hingga Tema
Artikulli tjetërHUT Ke-78 Kodam II/SWJ Kodim 0428/MM laksanakan Karya Bhakti TNI Tahun 2023 Kodim 0428/MM

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini