Mayoritas Prajurit Zionis Tak Berpengalaman, Jumlah Tentara Israel yang Dibantai Hamas Terus Bertambah,

0
218
Foto: Tentara Israel tak memiliki pengalaman di medan perang Gaza, (dok: Reuters), Rabu (06/12)
Pewarta: Leo Putra I Editor: Ct80
BERITA-DUNIA
PALESTINA-Gaza-swaraproletar.id- Tentara Israel mengumumkan bahwa seorang perwira dan dua tentara tewas tadi malam akibat pertempuran darat di Jalur Gaza yang terkepung. Mereka dengan mudah dibantai Hamas dalam invasi daratnya karena minim pengalaman di medan perang.
Dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh Israel Broadcasting Corporation dan sejumlah media Israel, tentara mengatakan: “Militer mengumumkan kematian tiga tentara lagi yang tewas melawan teroris Hamas di Jalur Gaza, sehingga menambah jumlah korban tewas sejak serangan darat Israel dimulai pada akhir tahun lalu. Oktober hingga 78.
Mereka adalah Sersan. Yakir Yedidya Schenkolewski, 21, dari Migdal Oz, seorang prajurit di Batalyon ke-53 Brigade Lapis Baja ke-188. Kpt. Eitan Fisch, 23, dari Peduel, seorang perwira di Batalyon 53 Brigade Lapis Baja ke-188. Sersan Staf. Tuval Yaakov Tsanani, 20, dari Kiryat Gat, seorang prajurit di Batalyon 53 Brigade Lapis Baja ke-188.”
Ditambahkannya, empat tentara lainnya terluka parah, termasuk seorang tentara dari unit penerjun payung. Hal ini menjadikan jumlah korban tewas tentara dan perwira Israel sejak awal perang pada 7 Oktober menjadi 406 orang. Mayoritas tentara Israel yang tewas tidak memiliki pengalaman. Itu dibuktikan karena mereka masih berusia muda.
Sebelumnya, tentara Israel mengumumkan lima anggotanya tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza tengah dan utara.
Melansir Middle East Monitor, Brigade Al-Qassam mengungkapkan telah melakukan beberapa operasi tempur, beberapa di antaranya melukai langsung tentara pendudukan Israel di Jalur Gaza selama beberapa hari terakhir.
Dikatakan dalam pernyataan terpisah melalui Telegram bahwa pasukannya “menghancurkan 28 kendaraan militer Israel, seluruhnya atau sebagian, di semua sumbu tempur di Jalur Gaza selama 24 jam terakhir. Mereka juga mampu menargetkan 5 tank Zionis dan 5 pengangkut personel di poros timur Gaza dengan roket Al-Yassin 105.”
(Sumber: sindoNews.com)
By Redaksi:swaraproletar.id@merahmerdeka
Artikulli paraprakUsung Trisakti Bung Karno, Aktivis GMNI, Irsyad optimis melenggang menuju DPRD Provinsi, Ini Profilnya.
Artikulli tjetërSoal Draf RUU DKJ ” Gubernur Ditunjuk Presiden”, Fraksi PKS: Jangan Kebiri Hak Demokrasi Warga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini