Akankah kembali memanas, data TPP Dewan dan Pemda tak Akur

0
627
Foto: ALI SAFTAINI, SE / Ketua DPRD Kabupaten Mukomuko, Sabtu (28/10)
Reporter: Bambang S I Editor: Ct80
PROLETAR…KABAR DAERAH
BENGKULU-Mukomukoswaraproletar.id-Perbedaan data antara Dewan dan Pemda atas realisasi APBD Mukomuko Tahun Anggaran (TA) 2022, agaknya bakal memanas. Teranyar, DPRD Kabupaten Mukomuko mengaku tidak mengetahui surat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Ditjen Bina Keuangan Daerah (Ditjenkeuda). Surat itu, mengait soal pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Mukomuko. Sementara, pihak eksekutif tidak menyampaikan mengenai surat persetujuan tersebut ke legislatif.
Dikutip dari sumber Berita Radar Utara (RU) Biro Mukomuko, tegas Ketua DPRD Kabupaten Mukomuko, M. Ali Saftaini, SE ketika dikonfirmasi, Jumat (27/10) mengatakan “Khusus mengenai surat persetujuan Kemendagri melalui Ditjen Keuda RI. Legislatif Mukomuko tidak mengetahui dan tidak ada disampaikan pihak eksekutif ke DPRD Mukomuko,” Ujarnya.
Untuk diketahui, dugaan kelebihan TPP dan tambahan penghasilan berdasarkan pertimbangan objektif lainnya ASN sekitar Rp 6,5 miliar lebih di Tahun Anggaran (TA) 2022 lalu. Tapi belum diketahui masuk Silpa atau diperuntukan lainnya, justru kini semakin menguat.
Ini dibuktikan ada dua data yang berbeda antara eksekutif dan legislatif. Pihak eksekutif melalui Badan Keuangan Daerah (BKD)  menyampaikan TPP ASN sebesar Rp 40.173.232.320  dan tambahan penghasilan berdasarkan pertimbangan objektif lainnya  termasuk TPG sebesar Rp 57.297.466.000. Total Rp 97,4 miliar lebih.
Sedangkan versi DPRD Kabupaten Mukomuko berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2022 sebesar Rp 103,9 miliar lebih. Rinciannya untuk tambahan penghasilan pegawai (TPP) berdasarkan beban kerja ASN  sebesar Rp 45.567.014.829,00. Untuk tambahan penghasilan berdasarkan pertimbangan objektif lainnya ASN sebesar Rp 58.428.847.840,00.
“Berdasarkan LKPD TA 2022 sebesar Rp 103,9 miliar lebih, bukan Rp 97,47 miliar,” tegas Ali.
Menurut Ali, terkait gaji dan tunjangan itu adalah hal yang sangat sensitif. Jika berdasarkan hitungan pihak eksekutif sudah cukup. Pihak legislatif jarang mengotak-atik angka tersebut.  Dan pengawasan yang dilakukan legislatif adalah berdasarkan regulasi maupun aturan yang ada. Contohnya Peraturan Bupati (Perbup) tentang pemberian TPP ASN di lingkungan Pemkab Mukomuko.
Ditanya adanya dugaan kelebihan yang mencapai Rp 6,5 miliar lebih. Ali mengatakan akan berkoordinasi segera dengan Ketua Komisi I DPRD Mukomuko untuk mengagendakan rapat dengar pendapat (RDP) mengundang  eksekutif dalam hal ini TAPD. Supaya kisruh yang terjadi saat ini dapat diluruskan dan menjadi antisipasi  kedepannya.
”Mengenai ada atau tidak dugaan kelebihan tersebut saya belum tahu. Saya akan akan koordinasikan dengan Komisi I dan akan mengagendakan RDP dengan TAPD Pemda Mukomuko dalam waktu dekat,” ujarnya.
Yang jelas, sambung Ali, di LKPD TA 2022 untuk dua item tersebut totalnya Rp 103,9 miliar lebih. Bukan Rp 97.470 miliar lebih. Dari total Rp 103,9 miliar itu. Untuk TPP ASN dari angka Rp 45.567.014.829,00 realisasinya Rp 44.307.920.250,00 atau 97,24 persen. Sedangkan  tambahan penghasilan berdasarkan pertimbangan objektif lainnya Rp 58.428.847.840,00 realisasi Rp 53.726.518.020,00 atau sebesar Rp 91,95 persen.
“Dan Ini  berdasarkaan LKPD TA 2022,” pungkasnya.
Sebelumnya, pihak eksekutif melalui Badan Keuangan Daerah Mukomuko menyampaikan TPP ASN  dan tambahan penghasilan berdasarkan pertimbangan objektif lainnya termasuk TPG dengan persetujuan Kemendagri melalui Ditjen Keuda  sebesar Rp 97.470.698.320. Artinya ada dugaan kelebihan dari persetujuan tersebut sekitar Rp 6,5 miliar lebih.
Untuk usulan dan meminta persetujuan dari Kemendagri itu secara bersama untuk jumlah kebutuhan TPP ASN dan tambahan penghasilan berdasarkan pertimbangan objektif lainnya termasuk TPG. Satu tahun diusulkan hanya satu kali.
By Redaksi: KP-BO (Sumber: RU)-Swaraproletar.Id-@merahmerdeka

 

Artikulli paraprakHabib Luthfi Sebut calon wakil Presiden yang tepat untuk Prabowo, dan ini alasannya
Artikulli tjetërAl Feiha Vs Al Nassr: Ronaldo Assist, The Global One Menang 3-1

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini