Dinilai semakin berkemajuan, Sapuan kembali dipuji,”Ingatkan Masih banyak yang harus dibenahi”

0
343
Foto: Mukti Ali, S.Pt/Tokoh Masyarakat Selagan Raya, Minggu (01/10)
Reporter: Bambang, S I Editor: Ct80
Media…Pemilu Raya
BENGKULU-MukomukoSwaraproletar.id-Bupati Sapuan kembali menuai pujian atas kinerjanya, kali ini datang dari Tokoh Masyarakat Selagan Raya, setelah sebelumnya sosok ini juga sedikit kecewa melihat kondisi pasca Pelantikan Sapuan-wasri, ia merasa belum ada perubahan yang signifikan yang dilakukan pasangan ini.
Tapi akhir-akhir ini ia merasa sedikit demi sedikit perubahan-perubahan itu mulai terlihat, dan ia menilai gebrakan yang dilakukan oleh Bupati Sapuan dengan terobosan-terobosan barunya, dan dengan konsep kerakyatannya hari ini, adalah merupakan kebijakan yang benar-benar memiliki dampak pemanfaatan yang tinggi bagi Masyarakat.
Mukti Ali, S.Pt mantan Anggota DPRD kabupaten Mukomuko yang juga adalah TIM Koordinasi Pemerhati Sungai Teramang Muar (TKPSDA), saat Pilkada beberapa waktu yang lalu ia juga adalah termasuk dalam bagian dari TIM pemenangan Sapuan-Wasri jalur TIM Pemenangan Parpol, kala itu ia menjabat sebagai Sekretaris Partai Amanat Nasional Kabupaten Mukomuko.
Saat diwawancarai dikediamannya Desa Surian Bungkal Kecamatan Selagan Raya pada Sabtu (30/09) kemaren, Aktivis LP3M ini, mengungkapkan rasa kecewa dan prihatinnya atas beberapa waktu tepatnya pasca Pelantikan hingga beberapa waktu setelahnya, dengan melihat begitu lamban dan santai pasangan ini melakukan perubahan-perubahan mendasar untuk kemajuan Daerah.
”Saya terus memantai progress kerja yang dilakukan Bupati sapuan dari waktu kewaktu, memang pada awalnya saya sedikit kecewa dengan melihat lambannya pergerakan yang dilakukan, baik dalam penataan struktur penjabat pemerintahan, hingga pada Infrastruktur dan konsep Agenda kerja yang belum jelas,
Namun beberapa waktu belakangan berlahan pasangan ini mulai menampakkan hasil kerja mereka, dan menariknya menurut saya, walaupun berlahan agak terlambat, tetapi semua yang dilakukannya hari ini benar-benar adalah merupakan konsep kebijakan kerakyatan, yang tepat pada  tempatnya, artinya, kebijakannya benar-benar menjadi kebutuhan Masyarakat kekinian, seperti kesehatan dengan konsep rumah sakitnya, ekonomi dengan rencana pendirian Dermaga CPOnya, infrastruktur dengan kucuran dana pusat melalui Inpres yang ratusan Milyar itu, serta pemberdayaan petani padi dengan proyek irigasinya, serta ia juga tak lupa untuk menjaga Budaya Daerah dengan membangun kembali Rumah Adat Mukomuko yang sudah rata dengan tanah,
Lanjut Ali, Saya berharap kepada pasangan ini, walaupun masa kerja mereka tak berapa lama lagi akan selesai, agar untuk tetap mampu memberikan yang terbaik buat Daerah ini, terpenuhi atau tidak seluruh janji-janji politiknya dalam masa yang singkat ini, mungkin saja tidak, tetapi paling tidak hari ini Masyarakat sudah bisa melihat kerja nyatanya benar-benar ada, kita juga harus menyadari masa peralihan kepemimpinan itu tidak segampang membalikkan telapak tangan, semuanya melalui proses Panjang, nama nya juga merefisi konsep pola fikir, enak kalau konsep dan Agenda kerja Daerah saja yang direfisi, gampang lewat rembukan selesai, tapi kalau refisi pola fikir dari isi kepala yang lama keyang baru nah ini yang tidak mudah,
Terakhir saya juga ingin memberikan sedikit masukan, tidak usah gamang melihat waktu yang terus berjalan, fokus saja  dengan niat membangun Daerah, baik tak bisa kita paksakan menjadi buruk, begitupun sebaliknya, biarkan dan cukup Publik yang menilai baik dan buruk itu melalui kepuasan mereka, ingat, tidak cukup hanya membangun infrastruktur saja, SDMnya juga harus ditata dan dikelola dengan sunguh-sungguh, khusus nya optimalisasi Pegawai yang saya nilai masih banyak yang belum tepat pada tempatnya, siapapun dia kalau  dia punya kemampuan dan skill berdayakan. Memang Nepotisme itu tak konggrit konsekwensinya menurut hukum, tapi tak elok menurut Etika” Tutup Ali.
By Redaksi: KP-BO-Swaraproletar.Id-@merahmerdeka
Artikulli paraprakLolos 3 Besar JPT Pratama Pemprov, Kadis Pertanian Mukomuko, Prioritaskan pembenahan tata Kelola perkebunan jika lolos tahap akhir
Artikulli tjetërPraperadilan dua Security kebun ditolak, Aktivis Bengkulu prihatin dengan penegakan hukum di Mukomuko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini