Bermain diinjury time, “Hattrick” Sapuan banyak tuai pujian, “Bertepatan ataukah Terencana?”

0
918
Foto: Arianto Amiruddin Poetra. Kamis (21/09)
Ruang OPINI:
Oleh: Arianto Amiruddin Poetra (Direktur Eksekutif LemKoPI-Nusantara)
Media…Pemilu Raya
BENGKULU-MukomukoSwaraproletar.id-Seperti sudah ter-skenario dengan rapi dan sangat matang, serta dengan kajian dan strategi yang terstruktur secara massif, gebrakan demi gebrakan yang dilakukan Bupati Mukomuko H. Sapuan dalam menyongsong Purna tugasnya, dilakukannya dengan gerakan-gerakan politik yang sangat fantastis.
Upaya dan perjuangannya bermain penuh dimenit akhir ini, berlahan mulai mengikis pesimisme public terhadap kinerjanya, yang dianggap dan terkesan lamban dalam menciptakan perubahan yang lebih baik di Kabupaten Mukomuko selama empat tahun belakangan ini.
Melihat fenomena ini, beragam pendapat dari berbagai kalangan, dari mulai diskusi tokoh tua, hingga kajian kaum muda dilakukan untuk menyibak sisi politik dari gerakan-gerakan yang dilakukan sapuan pada masa injury time ini.
Ada yang mengibaratkannya seperti bermain bola, ketika situasi TIM tak lagi diberikan tepuk tangan oleh para penonton, itu bertanda simpati penonton sudah mulai hilang, harapan pemain sudah mulai gamang, dan tentunya akan bersiap untuk pulang kandang, tapi jangan salah, terkadang pada menit-menit akhir ini, bisa saja seorang Playmaker melakukan hal-hal yang tak terduga hingga Full time tiba.
Ibarat diatas, bisa saja kita jadikan istilah dalam pola gerakan dan gebrakan yang dilakukan sapuan hari ini, walaupun mungkin ada sosok lain yang berperan penting, yang kita tidak tau dibalik gerakan politik gemilang ini, yang jelas, Sapuan dengan ide dan konsepnya yang brilian sebagai Playmaker yang paham apa, dimana dan kapan meng-eksekusi, telah berhasil melakukan “Hattrick dalam masa Injury time”, Apa itu? Tiga dasar pokok yang menjadi keberhasilan atas kebijakannya.
Pertama Kesehatan: Sapuan telah berhasil melakukan peletakan batu pertama dalam pembangunan Rumah Sakit Pratama, yang mana ini adalah konsep strategi prioritas pelayanan public saat ini, dan hebatnya, Proyek kesehatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2023 sebesar 39 Milyar ini, ia tempatkan di paling Selatan Kabupaten Mukomuko, yang bagi warga diwilayah ini memang merasa, kalau akses tempuh yang sangat jauh adalah menjadi kendala mereka selama ini,  dilihat dari RKPD proyek ini sangat memenuhi kebutuhan dan harapan Masyarakat, begitupun secara politis, tentunya ini akan berdampak untuk menarik simpati public akan kinerjanya.
Kedua Ekonomi, Sosial, Budaya: Sapuan telah berhasil melakukan serangkaian proses pematangan pendirian Pembangunan Dermaga Pelabuhan transportasi laut khusus CPO, Investasi Murni Non APBN dan APBD yang akan dilaksanakan oleh Investor utama PT Mukomuko Terminal Indonesia (MTI), dengan Anggaran sebesar 490 Milyar ini akan dibangun diKubang Badak wilayah Desa Pasar Bantal kecamatan Teramang Jaya, inipun kalau dilihat dari RKPD juga sangat dibutuhkan Masyarakat khususnya petani sawit dalam upaya untuk menormalisasikan harga beli dan harga jual antara petani dan pabrik CPO, dan tentunya secara politispun juga akan menarik pundi-pundi simpati Publik, sebab dimukomuko aktifitas Masyarakatnya adalah mayoritas petani sawit.
Demikian juga dengan terlaksananya Pembangunan Rumah Adat Beni Alam yang selama ini larut dalam polemik dan bias menjadi konsumsi publik, dan pada masa akhir ini juga, mampu terlaksana penyelesaiannya oleh sapuan, yang juga dibarengi dengan satu persatu janji-janji politiknya yang mulai dipenuhi dan dibuktikannya secara nyata.
Ketiga Infrastruktur: Seperti benar-benar mendapat berkah dan durian runtuh, bertepatan pada masa akhir purna tugasnya ini juga, sapuan benar-benar mampu membuktikan kekuatan komunikasinya dengan Pemerintah pusat, dikala cibiran banyak orang, kalau empat tahun ini ia hanya mampu membelanjakan dana yang ada, tak menghasilkan apa-apa, dan nonsense dengan pengakuan kalau ia punya  banyak jaringan di Jakarta, secara mengejutkan, tiba-tiba 123 Milyar dana Instruksi Presiden (INPRES) mengucur deras keberbagai pelosok pedesaan diKabupaten Mukomuko hari ini, jalan yang semula tanah berlumpur bertahun-tahun, sekarang telah berubah menjadi hitam berhotmik, mulus semulus agenda gerakan politiknya menuju 2024 mendatang.
Terlepas siapa saya, siapa anda, siapa dia, dan siapa mereka?, sebagai Masyarakat rendahan yang tak berkepentingan yang hanya mengharapkan perubahan untuk Kabupaten tercinta ini, kita patut berbangga dan mengapresiasi atas usaha dan kerja kerasnya dalam berjuang untuk memberikan yang terbaik, sebagaimana juga yang telah dilakukan oleh pemimpin-pemimpin kita sebelumnya, walaupun kita tau hingga hari ini, masih sederet panjang janji-janji politiknya yang masih tersisa yang belum terpenuhi.
Soal sensasi dan Agenda politiknya untuk kembali mencari simpati, menurut saya, itu adalah hal biasa, yang terpenting ia harus bisa dan mampu menyelaraskan antara kepentingan politiknya dengan kepentingan Rakyatnya, kata Bung Karno,
“Pemimpin itu, harus Sanggup tak makan sebelum Rakyatnya makan, harus Sanggup tak tidur sebelum Rakyatnya terlelap, dan ia harus benar-benar Sanggup menahan rasa, ketika Rakyatnya berkata perjuanganmu hanyalah sia-sia”
Kita akan lihat apakah seorang sapuan akan mampu memenuhi semua apa yang sudah terucap dari lisannya ketika dimimbar-mimbar Rakyat tiga tahun silam, paling tidak setengahnya, tak baik berSuudzon mari Husnudzon, Semoga saja, walau remang saat kick off, tapi kita berharap, ia berhasil hingga Full time….Salam Proletar, Merdeka Semesta
By Redaksi: KP-BO-Swaraproletar.Id-@merahmerdeka
Artikulli paraprakIngin Kuliah Gratis, Beasiswa S1 Malaysia Kembali Dibuka
Artikulli tjetërLolos 3 Besar JPT Pratama Pemprov, Kadis Pertanian Mukomuko, Prioritaskan pembenahan tata Kelola perkebunan jika lolos tahap akhir

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini